Kesiswaan

Meriah dan Penuh Makna, Praktikum Tari Kelas XII MAN 1 Medan Tampilkan Ragam Budaya Nusantara 

Medan, Jurnalistik Syams — MAN 1 Medan kembali menyelenggarakan kegiatan praktikum tari bagi siswa kelas XII pada Sabtu (18/4/2026). Kegiatan ini dilaksanakan di Gedung Astaka Pancing dan Lapangan Astaka yang berlokasi di Jalan Willem Iskandar/Pancing, Kabupaten Deli Serdang, Sumatera Utara. Praktikum tari ini menjadi salah satu agenda penting dalam pembelajaran Seni Budaya yang bertujuan untuk mengasah keterampilan sekaligus memperkenalkan kekayaan budaya Nusantara kepada peserta didik.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh para wakil kepala Madrasah, guru mata pelajaran Seni Budaya, serta para orang tua siswa kelas XII yang turut hadir untuk menyaksikan secara langsung penampilan para peserta didik. Kehadiran para guru dan orang tua tidak hanya sebagai bentuk dukungan, tetapi juga menjadi motivasi tersendiri bagi siswa untuk menampilkan hasil latihan mereka secara maksimal. Sejak awal kegiatan dimulai, suasana lokasi sudah dipenuhi oleh para penonton yang tampak antusias menantikan setiap penampilan.

Dalam pelaksanaannya, setiap kelas menampilkan tarian dari berbagai daerah di Indonesia secara bergiliran. Metode penampilan dilakukan secara berurutan, di mana setiap kelas yang telah menyelesaikan penampilannya akan mundur ke bagian belakang area pertunjukan dan digantikan oleh kelas berikutnya yang mendapat giliran tampil. Proses pergantian tersebut berlangsung dengan tertib dan teratur, sehingga kegiatan dapat berjalan lancar tanpa hambatan berarti.

Ragam tarian yang ditampilkan berasal dari berbagai daerah di Indonesia, seperti Jawa, Aceh, Bali, Kalimantan, Melayu, Batak, Minangkabau, serta beberapa daerah lainnya. Setiap kelompok menampilkan gerakan tari yang selaras dengan iringan musik tradisional serta mengenakan kostum daerah yang beragam dan menarik perhatian. Warna-warni busana adat yang dikenakan peserta semakin menambah kemeriahan suasana dan menciptakan nuansa kebudayaan yang kental sepanjang kegiatan berlangsung.

Kegiatan berlangsung secara tertib dan berkesinambungan hingga seluruh kelas mendapatkan kesempatan untuk tampil. Antusiasme penonton terlihat jelas sepanjang acara, terutama saat masing-masing kelompok menunjukkan kekompakan gerak dan ekspresi yang penuh semangat. Tepuk tangan dan sorak dukungan kerap terdengar dari para penonton setiap kali satu kelompok menyelesaikan penampilannya, menandakan apresiasi terhadap usaha dan kerja keras para siswa.

Setelah seluruh kelas selesai menampilkan tarian masing-masing, kegiatan dilanjutkan dengan pembentukan formasi bersama oleh seluruh peserta. Formasi tersebut disusun dengan rapi dan melibatkan seluruh siswa kelas XII yang telah tampil sebelumnya. Pada bagian tengah formasi, tampak sekelompok siswa membawa bendera Merah Putih yang dikibarkan dengan penuh kebanggaan. Momen tersebut menjadi salah satu bagian yang paling berkesan dalam kegiatan karena menciptakan suasana haru sekaligus menumbuhkan rasa nasionalisme di kalangan peserta dan penonton yang menyaksikan.

Melalui kegiatan praktikum tari ini, siswa tidak hanya menjalani proses penilaian akademik dalam mata pelajaran Seni Budaya, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga dalam mengenal, memahami, dan melestarikan budaya Indonesia. Selain itu, kegiatan ini menjadi sarana untuk mempererat kebersamaan antar siswa kelas XII, melatih kerja sama dalam kelompok, serta menumbuhkan rasa tanggung jawab terhadap tugas yang diberikan.

Kegiatan praktikum tari ini diharapkan dapat terus dilaksanakan pada tahun-tahun berikutnya sebagai wadah bagi siswa untuk mengekspresikan kreativitas mereka di bidang seni. Dengan adanya kegiatan seperti ini, diharapkan generasi muda semakin mencintai budaya bangsa serta memiliki rasa bangga terhadap keberagaman budaya yang dimiliki Indonesia.

Dokumentasi: Annisa Fitria Zulmi, Fazzira Shafa Chalistya, Nur Aisyah, Suhailatun Ilmi Nafia. 

Penyeliak: Inayah Dwi Arista, Nur Aisyah

1
Scan the code